Blog sederhana

Campur-campur penuh warna

Kualitas dalam bisnis modern

Tinggalkan komentar

*quality and quality improvement

Kualitas memiliki arti yang berbeda-beda, untuk konsumen, pengusaha dan pengecer, tapi kalau bisa disimpulkan sesuatu yang disebut berkualitas, sesuatu yang memenuhi criteria dari seseorang terhadap suatu produk

Baisanya suatu produk mempunyai unsure-unsur  tertentu sebagai acuan produk tersebut dikatakan berkualitas, misalnya:

  1. Fisik: panjang, berat, volume
  2. Indera: rasa, penampilan, warna
  3. Waktu: keandalan, dapatnya dipelihara, dapatnya dirawat

Berbeda dengan kualitas, quality improvement merupakan suatu metodelogi atau cara yang dilakukan untuk mengumpulkan data-data yang menjelaskan proses dalam suatu industry, bertujuan agar suatu kualitas itu meningkat. hal-hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan suatu kualitas

  1. Menggunakan grafik pengendali
  2. Merencanakan suatu proses industry itu dilakukan
  3. Memperhitungkan biaya-biaya yang keluar, meliputi pencegahan, perencanaan, tinjauan, rancangan, penendalian, gagal dan percobaan, mendapatkan data, pemeriksaan, bahan atau jasa yang terpakai,pemeliharaan, produk rusak, engeolahan kembali, pengjuian, analisis kegagalan,akhir proses, kerugian hasil, penurunan harga, kegegalan dari eksternal, pengaduan, kembalinya produk, ongkos garansi, biaya jaminan, biaya tak langsung

 

*different dimension of quality

Dimensi kualitas digunakan sebagai kerangka perencanaan strategis dan analisis menurut garvin, yaitu:

  1. Kinerja karakteristik operasi pokok dari produk
  2. Karakteristik sekunder
  3. Kehandalan
  4. Kesesuaian dengan spesifikasi
  5. Daya tahan
  6. Service center yang handal
  7. Estetika
  8. Reputasi produk

 

 

 

*evolution of modern quality improvement

Sistem inspeksi (tahun 1920-an),

  1. menyelamatkan (salvage)
  2. mensortir (shorting)
  3. tindakan korektif (corrective action)
  4. mengidentifikasi sumber (source) ketidaksesuaian (non-conformance)
    Sistem pengendalian kualitas (tahun 1940-an),
  5. mengembangkan manual kualitas (develop quality manual)
  6. data performa proses (process performance data)
  7. pegetesan produk (testing product)
  8. perencanaan kualitas dasar (basic quality planning)
  9. inspeksi mandiri (self-inspection)
  10. menggunakan statistik dasar (use of basic statistics)

Sistem penjaminan kualitas (tahun 1970-an),

  1. perencanaan kualitas lanjut (advanced quality planning)
  2. manual kualitas terpadu (compherensive quality manual)
  3. menggunakan biaya/ongkos kualitas (use of quality cost)
  4. melibatkan operasi di luar bagian produksi (involvement of non-production operations)
  5. pengendalian proses statistik (statistical process control
  6. menganalisa penyebab dan akibat (failure mode and effect analysis)menerapkan sistem audit

Sistem manajemen kualitas terpadu/manajemen kualitas total (tahun 1970-an ~ sekarang),

– menerapkan sistem perbaikan berkelanjutan (aim for continuous improvement)

– keterlibatan semua operasi (involve all operations)

– melibatkan pemasok dan konsumen (involve suppliers & customers)

– kerjasama tim (teamwork)

– melibatkan pekerja (employee involvement)

– pengukuran performa (performance measurement)

Adanya perkembangan kualitas/mutu tidak terlepas dari andil dan kontribusi para pelopor dan tokoh kualitas dunia. W. Edward Deming yang terkenal denganDeming’s 14 point. Joseph M. Juran dengan Juran’s Trilogy Quality (meliputi: quality planning, quality control dan quality improvement).

Dunia juga mengenal Quality is free-nya Philip B Crosby. Ada juga Three steps to quality yang dicetuskan oleh A.V. Feigenbaum. Tak ketinggalan, dari Asia tercatat nama Kaoru Ishikawa dan Genichi Taguchi.

Evolusi manajemen kualitas terus bergulir dan menuntut setiap produsen untuk meningkatkan kualitas dalam rangka memenuhi permintaan dan keinginan pelanggan.

 

*variability and statistical method

Setiap proses yang terjadi pasti memiliki variasi/ragam, hal ini menyebabkan suatu proses dikatakan memenuhi criteria yang ditetapkan atau tidak. Untuk membatasi ragam itu diperlukan suatu analisis data menggunakan grafik pengendali X dan R. disini metode statistika berperan dalam mengendalikan suati proses guna mencapai kualitas yang diinginkan

 

*arti kualitas menurut para ahli

Philip B. Crosby

Crosby berpendapat bahwa mutu berarti kesesuaian terhadap persyaratan, seperti jam tahan air, sepatu yang tahan lama, untuk mendapatkan kuallitas perlunya setiap orang menempatkan pada posisinya masing-masing dari pimpinan  sampai pekerja.

W. Edwards Deming

Dalams etiap produk pasti memiliki masalah untuk menyelesaikan masalah tersebut perlu dilakukan penyempurnaan terus menerus, pendekatannya dari bawah ke atas

Joseph M. juran

Mutu adalah kesesuaian dengan penggunaan, pendekatannya adalah pemenuhan harapan pelanggan

K. ishikawa

Mutu adalah kepuasan pelanggan, dalam setiap bagian proses memiliki pelanggan, jadi semua ha; yang menyangkut produksi suatu produk dapat menyebabkan kepuasan bagi pelanggan

Penulis: dienst

Jika engkau dapat menemukan sedikit saja hal bermanfaat dari sini, maka sesungguhnya engkau dapat menemukan lebih banyak hal bermanfaat dari Al Quran. Setiap manusia memiliki potensi kesuksesan masing-masing. Maka jangan engkau lelah mengejar pelangimu sampai engkau dapat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s