Blog sederhana

Campur-campur penuh warna

Suratku Untukmu

2 Komentar

“Jika mereka tau aku bukan siapa siapa maka aku akan dibuang seperti sampahnya sampah, merekakan menginjakku menendangku bahkan menghinaku, kini aku sendiri tak ada yang menerimaku layaknya bunga yang mekar dan tak ada yang melihatnya, hingga layu dimakan usia. Aku butuh kumbang yang menghisapku, aku butuh petani yang memupukku, aku butuh air, aku butuh mentari, aku butuh kamu.

Kamu pergi meninggalkanku, saat cinta itu datang menghampiriku, dan aku berkata aku mencintaimu, kau bgitu mudahnya pergi saat kamu berkata kamu sangat mncintaiku apapun yang terjadi. Hari ini aku membuat kado yang kan kuserahkan buatmu ku buat dengan peluh-peluh yang menetes dan lapar dan dahaga yang menurutku dikalahkan rasa cintaku padamu.

Kamu memaksaku berjanji kaulah yang terakhir untukku dan selamanya.. sudah setahun kita jalani hubungan ini dengan penuh suka cita, percayaku sudah sepenuhnya milikmu, bahwa kau mencintaiku bukan karena jabatanku atau hartaku. Dulu aku melihatmu seperti yang lain yang mendekatiku, dan ku tak butuh mereka, tapi sekarang ku butuh kamu, sayangku..”

“Surat ini kan ku berikan kepadanya sore ini setelah Koran yang kujual ini habis, semoga dia mau… amin..” kata seorang loper Koran yang sedang duduk di pinggiran zaman, kota Jakarta. Surat itu dilipatnya kemudian dan dia masukkan dalam saku celananya yang penuh sobekan, tanda kerasnya hidup, dengan semangat harapan yang dia nantikan, dia menyeberang untuk kembali berjualan dan “braaak”.

Sebuah mobil sial mengahapus semua harapan yang dia punya, dan dia meregang nyawa, hingga dia sadar begitu bodoh karena telah kalah dari cinta, semua cita-citanya, hidupnya harus dia serahkan untuk cinta, dan dia mati karena mengejar cinta, yang semestinya menjadi sesuatu yang membuat hidupnya makin sukses, bukan meninggal dalam kesia-siaan.

Surat itu hilang entah kemana saat kerumunan orang berkerumun menyaksikan tetesan air mata terakhirnya ikut mengalir bersama darah segar yang membuat dinas kebersihan harus bekerja ekstra besoknya untuk membersihkannya. Tentunya mereka berkata “orang jalanan sudah semestinya mati bersama harapan mereka.”

Penulis: dienst

Jika engkau dapat menemukan sedikit saja hal bermanfaat dari sini, maka sesungguhnya engkau dapat menemukan lebih banyak hal bermanfaat dari Al Quran. Setiap manusia memiliki potensi kesuksesan masing-masing. Maka jangan engkau lelah mengejar pelangimu sampai engkau dapat.

2 thoughts on “Suratku Untukmu

  1. lam knal….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s